What I Thought About Nivea Men Sensitive Post Shave Balm

, , 14 comments
Nivea Men Sensitive Post Shave Balm
Akhir tahun lalu kita disuguhi dengan booming-nya Nivea Men Sensitive Post Shave Balm sebagai primer (Thanks to Nikkie!). Saya tidak ingin percaya begitu saja. "Apa!! Produk pria sebagai primer? Dan hasilnya lebih bagus dari produk reguler? No way!!"
Sebagai shave balm pada umumnya, aslinya produk ini berfungsi menenangkan kulit setelah proses shaving. Namun dengan banyaknya kandungan Glycerin maka dipercaya membuat apapun produk yang ditempelkan diatasnya akan melekat lebih lama. Singkatnya membuat makeup Anda lebih awet.

Produk ini hadir dalam kemasan besar, 100ml dengan harga hampir Rp200.000. Maka untuk membuktikannya, saya lalu melakukan tes penggunaan produk ini seharian. 
Jika Anda familiar dengan pertanyaan 'beli dimana', dan pertanyaan detail lainnya, maka simpan dan sabar dulu. Saya tidak akan menjelaskannya disini karena ini adalah first impression. Saya akan menyediakan link lengkapnya setelah mendapat the whole picture terkait produk ini, tentunya setelah penggunaan berkali-kali.

Pukul 08:00 

Tekstur Nivea Men Sensitive Post Shave Balm
Jadi saya mengaplikasikan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm dipagi hari. Seperti biasa saya bersiap-siap pergi ketempat kerja. Satu yang akan sangat menarik perhatian kita adalah aromanya yang sangat, hemmm... 'manly'? Seperti aroma sabun khas pria, sangat kuat. Anda akan menghadapinya bahkan setelah diaplikasikan di wajah. Ada sedikit cooling sensation setelahnya. Teksturnya lumayan encer sehingga sedikit saja sudah mengcover seluruh wajah. Biarkan beberapa saat dan setelahnya saya tempelkan foundation dan teman-temannya seperti biasa hingga saya merasa ready untuk pergi. Nivea Men Sensitive Post Shave Balm tidak menambah efek pada makeup, tidak lebih dewy, tidak lebih matte.

Pukul 10:00

Penggunaan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm pukul 10:00
Saya cek makeup saya dan wow.. impresif! Biasanya wajah saya sudah sangat..sangat...sangat berminyak. Tapi minyak di wajah saya kali ini sangat tercontrol (hitung berapa kata 'sangat' yang saya gunakan). Hanya muncul di hidung sebagai spot paling umum. 

Pukul 12:00
Kali ini mulai muncul minyak di bagian dahi. But still masih jauh lebih baik dibanding biasanya. Justru efeknya terlihat lebih glowy. Highlighter saya diarea tulang pipi memang mulai fading. Namun saya pikir coverage foundation yang saya gunakan juga tidak banyak berubah. Saya menggunakan Bourjois Foundation Radiance Reveal Healthy Mix saat ini dan produk ini terkenal membuat kulit terlihat glowing diawal, namun sangat tricky jika tipe kulit Anda berminyak karena tengah hari akan menjadi waktu yang sangat krusial.
Saya blot wajah dengan face paper untuk bantuan mengontrol minyak dan touch up dengan loose powder di T-zone.
Penggunaan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm pukul 12:00
Pukul 16:00
Delapan jam berlalu. Anda lihat minyak berlebih? Saya tidak! Omg sekali lagi produk ini impresif. Pada hari lainnya wajah saya sudah terlihat tidak karuan dijam ini jika saya tidak benar-benar touch up. Kombinasi beban pekerjaan umumnya membuat saya terlihat kucel, tapi pengecualian untuk hari ini. 

Penggunaan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm pukul 16:00
Pukul 20:00
Saya sudah kembali ke rumah dan satu lagi yang membuat saya senang adalah tidak ada jerawat yang muncul. Primer konvensional yang mengandung silicon akan memicu jerawat di wajah saya dengan cepat. Karena alasan itulah saya tidak terlalu senang menggunakan primer. Jika saya sudah makeup di pagi hari, maka sore biasanya akan mulai muncul bintik-bintik kecil terutama di area pipi. Tidak berlaku ketika saya menggunakan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm.

Satu hari tes ini so far berjalan sangat baik. Tidak ada complaint kecuali dari aroma yang memang khas lelaki. Perlu dicatat tes hanya dilakukan untuk aktifitas indoor (saya bandingkan dengan kondisi yang sama ketika tidak menggunakan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm). Saya akan terus menggunakan produk ini hingga cukup confident dan pendapat saya sudah terbentuk. So far yang bisa saya katakan hanya AMAZING!

14 comments:

  1. Wow,boleh dicoba nih.
    Terus update pemakaiannya ya mbk intan, saya juga termasuk orang yang gak suka pakai primer karena suka muncul jerawat kecil setelah pemakaiannya.
    Terus nulis ya mbk, saya suka baca blognya mbk intan diwaktu senggang. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you Dian, semoga postnya selalu membantu :)

      Delete
  2. Keren! So nikkie was rite ❤️ Jd pingin cobaaa deh, makasih ka

    ReplyDelete
  3. oh my, can't wait to get the updates! exciteeed :D

    xoxo, Beauty Redemption

    ReplyDelete
  4. wah, banyak yang teracuni sama benda satu ini, ok mba lanjutkan eksperimen mu.
    Mau liat gimana selanjutnya :))

    ReplyDelete
  5. Beli dimana kak, produk ini, krna ga mudah mendapatkan produk ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Joana, info dan hasil lengkapnya di link ini ya http://nascada.blogspot.co.id/2016/02/review-nivea-men-sensitive-post-shave.html

      Delete
  6. Ka masih pake nivea nya? Sejauh ini muncul jerawat ga? Soalnya liat di youtube,produk ini lama kelamaan bisa munculin jerawat karna di menyerap make up dan bikin gampang terserap kekulit. Tolong dijawab ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. So far baik2 aja, tidak ada masalah berarti

      Delete
  7. It has been December intan, cant wait the update 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hey please check http://nascada.blogspot.co.id/2016/02/review-nivea-men-sensitive-post-shave.html

      Delete