Balinese Dancer Makeup Inspiration : Let's Conserve Our #nationalheritagemakeup

, , 2 comments
Image credit: www.magazine.elitehavens.com
Sedikit rindu dengan kampung halaman, saya jadi teringat kenangan masa kecil dulu ketika masih tinggal di Bali. Bali memiliki banyak sekali acara yang bernuansa keagamaan dan setiap itupun saya akan disuguhkan tontonan yang kental akan budaya. Salah satu yang paling diminati oleh masyarakat lokal (dan juga luar) adalah seni tarinya. Jarang sekali acara adat berlangsung tanpa seni tari. Wanita tua, muda, anak-anak umumnya bisa memperagakan berbagai jenis tari. Tanya saya? Sayangnya saya tidak bisa dan tentu saya punya alasan sendiri.

Para penari itu akan bersiap-siap beberapa jam sebelum acara dimulai, apalagi jika mereka menari berkelompok. Mereka umumnya akan berkumpul di tempat yang kita kenal dengan Bale Banjar dan saya ingat selalu excited memperhatikan kegelisahan mereka sebelum menuju kerumunan penonton. Tidak ada makeup artist terkenal yang akan mendadani mereka, bahkan kadang mereka dirias oleh orang tua mereka sendiri. 

Karena bukan dari kalangan profesional, riasan para penari Bali umumnya mengikuti pakem makeup konvensional. Tidak ada istilah contour apalagi highlighting. Mereka cukup mengandalkan terutama makeup mata yang bold karena selain gerakan tangan yang mantap, tarian Bali pasti menonjolkan tatapan mata yang tajam. Warna yang dipadukan umumnya kontras satu sama lain. Warna yang paling umum adalah eyeshadow merah, biru, dan kuning. 
Tidak ada juga lipstick ungu, grey, atau warna lain yang terdengar 'aneh'. Lipstick adalah merah. Itu saja!

Saya mencoba membuat versi lebih sederhana dari makeup penari Bali dengan beberapa item yang sudah saya miliki dan mudah-mudahan memberikan Anda sedikit gambaran tentang memori saya di masa kecil. 

Makeup penari Bali memiliki base matte, tidak ada istilah dewy finish disini.
Untuk hasil mata yang lebih intens, saya baurkan eyeshadow putih ke seluruh kelopak mata terlebih dahulu. 


Saya gunakan warna pink tua yang ada dalam BH Cosmetics Take Me To Brazil Eyeshadow Palette ke seluruh kelopak mata. Kemudian dibagian ujung diberikan warna kuning menyala. Umumnya warna kuning keemasan diaplikasikan pada tulang alis penari Bali. Namun jika untuk non-stage look tentu akan sangat aneh. Jadi kali ini saya bawa turun warna kuning tersebut ke kelopak bagian ujung. 
Baurkan sisi tengah kedua warna sehingga sedikit terlihat lebih oranye. 


BH Cosmetics Take Me To Brazil Eyeshadow Palette
Saya tidak menggunakan eyeliner dalam hal ini namun hanya mengambil warna biru tua dari Sariayu Color Trend 2016 Eyeshadow Kit Inspirasi Krakatau yang cukup pigmented. Saya bentuk ujung sedikit meruncing dengan bantuan eyeliner brush, bukan hanya mata atas namun juga bottom waterline


Sariayu Color Trend 2016 Eyeshadow Kit Inspirasi Krakatau
Baurkan sedikit warna biru dan jika ingin menambahkan intensitasnya Anda juga bisa menggunakan eyeliner. Pasang faux eyelashes kesayangan Anda dan bagian mata selesai.


Ke bagian alis, mata penari Bali umumnya dirias dengan alis yang tebal dan menukik. Jangan ada istilah alis kecoklatan karena warna alis satu-satunya hanya hitam. Bentuk asli alis saya sebenarnya mendatar, maka saya tutupi sedikit bagian ujung alis dengan concealer dan memilih menggunakan eyebrow pencil untuk menggambar alis lebih tinggi. 
Isi bagian alis dengan tebal. Semakin 'garang' semakin baik.


Sedikit saya gunakan contour cream dibagian hidung saja, itupun tipis-tipis. Penari Bali aslinya banyak mengunakan blush on, namun karena mata saya sudah terlalu menarik perhatian maka saya skip dan langsung menuju lipstick. Ingat lipstick hanya merah, tidak ada yang lain.

Sebagai pelengkap, penari Bali umumnya diberi hiasan berupa titik-titik dibagian dahi dan samping kiri dan kanan. Saya kurang tahu makna filosofis dibalik itu semua, yang saya ingat hanya para perias umumnya mengakali membuat warna titik putih tersebut dengan pasta gigi dan sedikit lipstick untuk warna merah. 


Selesai. Inilah sedikit memori saya tentang masa kecil hingga remaja saya di Bali. Saya tidak pernah melupakan citra wanita penari Bali yang kuat namun tetap indah. Ini adalah bagian saya tumbuh meskipun saya tidak menjadi pemeran aktif di dalamnya. Sedikit banyak telah mempengaruhi pemikiran saya tentang bagaimana wanita seharusnya. 

2 comments:

  1. Jadi inget zaman TK - SD, sering di make up buat nari. Make up nya kaya gini dan sama guru tari ditambahin blush on sedempul. :)

    iamvinaeska.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. 'Dempul' hahahahaha ini pilihan katanya Bali banget :D

      Delete